TanahMinahasa pada zaman purba disebut sebagai [Tanah Malesung] karena bentuknya seperti lesung atau tanah yang berlembah dan bergelombang. Slogan Minahasa: "Si Tou Tumou Tou" yang artinya manusia hidup untuk memanusiakan manusia yang lain, dengan slogan perjuangan "I Yayat U Santi" yang artinya maju untuk membangun negeri. IYayat U Santi - Waruga Band. ६२७ लाइक. गीत KataKabasaran sendiri berasal dari bahasa Minahasa yaitu Saat sudah mulai menari Tonaas Wangko akan mengeluarkan teriakan I Yayat U Santi sebanyak tiga kali, artinya angkat pedang untuk perang, lalu akan dibalas oleh para waraney denga teriakan yang penuh semangat dan mengelegar. Teriakan itu akan menumbuhkan gejolak emosi dan rasa Senipertunjukan kolaborasi yang menggabungkan antara seni tari, paduan suara dan video tematik yang baru pertama kali dilakukan di Indonesia mengangkat judul I Yayat U Santi: The Story of Minahasa's [] MlBY9BO. Versi 1Keterangan artinya seruan Minahasa I Yayat U SantiSeruan orang Minahasa sejak dahulu kala ini menjadi perhatian masakini karena lambang Minahasa sekarang banyak terdapat tulisan tersebut. Lalu apa arti dan makna ungkapan ini ? Angkatlah Dan Acung-Acungkanlah Pedang Mu Itu. Ungkapan ini diseru-serukan khususnya oleh para waraney, anggota kabasaran, penari tari pedang dalam menghadapi tantangan yang dianggap musuh. Ini merupakan suatu komando, perintah tetapi juga untuk membangkitkan gairah, semangat sekaligus untuk mengusir kecemasan, kekuatiran dan ketakutan ketika menghadapi tantangan musuh. Ungkapan ini diseru-serukan oleh pemimpin-pemimpin masyarakat dalam hal mengajak mereka untuk bersama-sama maju dengan kebulatan tekad melaksanakan apa yang dihasilkan dari perundingan bersama kepada anak-cucu-cecenya. Ia mengandung juga seruan supaya hendaklah kamu gagah perkasa, maju terus dan pantang menyerukan bagi para waraney ialah dengan suara yang nyaring, tegas betul-betul seperti komando, sambil mengangkat dan mengacung-acungkan salah satu tangan dengan kepalan jari-jarinya. Lalu seruan ini disahuti dengan sorakan oleh rekan-rekan waraney atau oleh hadirin dengan jawaban atau sambutan Uhuuy!! atau Tentu itu!! yang artinya Setuju, demikianlah halnya!. Apabila kita menggunakan ungkapan dan seruan ini untuk masakini, maka maknanya ialah Supaya kita melengkapi diri kita dengan segala kearifan, hikmat, ketrampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi serta kecekatan Itulah santi kita masakini yang harus diacung-acungkan menghadapi segala tantangan yang mengancam kehidupan kita baik fisik maupun non-fisik, dengan segala kebulatan tekad sesudah dimusyawarahkan bersama. Tantangan ini adalah kemiskinan, kemalasan, kebodohan, kelaparan, ketidakadilan, ancaman penjajahan, dan segala sesuatu yang dapat menjadi musuh kehidupan. Dalam bahasa Alkitab ungkapan ini juga bermakna sebagai pengejawantahan kuasa-kuasa maut. Dan karena kuasa maut itu telah ditaklukan oleh Allah sendiri karena membangkitkan PuteraNya Yesus Kristus dari kematian, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak berjuang demi kemenangan kehidupan. Jadi seruan I Yayat U Santi! dan sambutan sorakan Uhuuy! atau Tentu itu! bermakna Marilah kita bersama menghadapi tantangan maut itu dan menanggulanginya demi kehidupan kita dan anak-cucu-cece kita. Dikutip dari buku Injil dan Kebudayaan di Tanah Minahasa - Dr. WR 2Cerita ini terjadi diwaktu dinosaurus masih banyak berkeliaran didunia dan dikala Toar dan Lumimuut belum lahir. Di kota Bandung ada dua orang anak Hidayat dan Susanti yang sudah sejak kecil berkawan karib. Pada suatu hari orang tua mereka membawa keduanya berlibur ke pantai Ancol di Jakarta. Tiba-tiba gunung Krakatau meletus dan ombak besar menghanyutkan kedua anak itu entah kemana. Penduduk Bandung sangat sedih kehilangan kedua anak-anak itu. Hidayat ternyata dibawa ikan lumba-lumba kesuatu pulau. Dua puluh tahun kemudian ketika Hidayat sedang berjalan-jalan dipantai tiba-tiba ia bertemu dengan seorang gadis manis yang segera ia kenali dari senyumnya. Ia langsung menegur, “Saya Yayat, kamu Santi”. Tetapi gadis itu terdiam tidak mengerti. Hidayat mencoba dalam bahasa Inggris,” I Yayat, you Santi”. Seketika itu juga Susanti segera mengenali Hidayat. Merekapun hidup berbahagia dan keturunan mereka berkembang biak ditanah Mihahasa yang sampai saat ini mempertahankan semboyan “I Yayat U Santi”. Beberapa dari keturunan mereka pada detik ini sedang on-line di internet membaca dongeng nonsense ini. Dari Board for Jokes oleh Dr. toudanohehehehehehehehe ^_^

kabasaran i yayat u santi